SELAMAT DATANG SAHABATKU

SELAMAT DATANG SAHABATKU
SELAMAT DATANG SAHABATKU

Rabu, 02 Maret 2011

SEMALAM DI GUNUNG PENANGGUNGAN

Banyak yang bilang gunung ini adalah replika gunung semeru,itu dikarenakan memang bentuknya gunungnya terutama puncaknya hampir sama persis dengan puncak mahameru di lumajang sana,meskipun ketinggianya cuma 1.659 M.Dpl tapi jangan salah bro..anda mungkin yang sudah terbisa mendaki akan sedikit meremehkan penanggungan,tapi boleh di coba deh tanjakkanya dijamin!bikin dengkul cenut-cenut!hihihi..
(nampak di atas penanggungan di lihat dari jalan raya gempol pasuruan)
Saya sendiri sudah merasakan bagaimana tanjakkan gunung yang berada di wilayah kabupaten mojokerto dan pasuruan jawa timur ini,sebenarnya ada dua jalur umum yg bisa di lewati untuk sampai puncak utamanya yaitu jalur Tamiadjeng di trawas, jolotundo dan jalur sumbersuko di sebelah timur,memutuskan berangkat malam hari waktu itu kami cuma berlima yaitu Si ika,mas bolot,cap wimpy,dan saya sendiri sedangkan si Entong nyusul di belakang karena urusan kerjaan.
Dengan diiringi hujan deras plus petir kami berempat naik angkutan umum dan turun di kawasan industri pandaan,Di luar dugaanku teryata untuk sampai ke desa terahir sebelum kita masuk hutan penanggungan kami harus berjalan kaki dulu melewati pabrik2 serta beberapa desa yang jauhnya minta ampun!sempat istirahat lama karena nunggu si Entong di Mbok dawet sebuah warung di desa sumbersuko,setelah nunggu sampai jam 01,00 malam akhirnya si Entong baru kelihatan,berangkatlah kami berlima
dengan menelusuri ladang2 milik penduduk setempat.
(menu sarapan pagi)
Untuk ukuran Gunung Penanggungan saat ini sudah tidak sealami dulu lagi!itu dikarenakan banyaknya pohon2 yang ditebangi dan menjamurnya ladang2 di lerengnya membuat penanggungan menjadi agak gersang dan tandus!,bahkan kami berlima sempat salah jalan alias kesasar gara2 banyaknya jalur baru,yaitu jalur menuju keladang2penduduk setempat,tapi kami tidak panik dong..karena memang mendekati pagi jadi kami memutuskan untuk rehat sejenak dan akan membuat jalur baru di pagi harinya.
(Si Entong)
(Saya&Si Entong Buka jalur Trabasan)
Seusai sarapan pagi Ala kadarnya saya sama entongpun mencoba buka jalur trabasan baru yang bisa menghubungkan ke jalur utama atas petunjuk capten wimpy selaku ketua tim,Syukur alhamdulillah setelah beberapa lama jalur utamanyapun ketemu,tanpa membuang waktu kamipun berjalan lagi menuju puncak penanggungan.(Sekedar saran mungkin anda harus bawa Air sebanyak mungkin dari bawah,karena sepanjang jalur pendakian tidak ada sumber Air samasekali).
(Rehat sejenak di bawah pohon nan rindang..hehehe)
Setelah sampai pos terakhir akhirnya kami bertiga ika,entong dan saya terus menanjak sedangkan cap wimpy serta mas bolot menunggu disitu(sudah bosen muncak katanya!hehehe)sekitar tiga jam berjalan menelusuri ilalang dan padang sabana dengan kemiringan 60 derajat dengan jalur yang menanjak pol2lan(membuat nafasku ngos2san xixixi)Akhirnya kamipun sampai di poncak utama gunung penanggungan,untungnya saat itu cuacanya cerah banget jadi kami sempat foto2an dengan leluasa tanpa di kelilingi kabut.
(Si ika & Si entong)
(Oooii.....kesiniii)



(Pose dulu ah)
Puas foto2an kamipun turun kebawah dengan hati yang gembira,sempat hujan deras tapi reda kembali,tidak lupa kamipun mampir di sebuah sendang pemandian di sumbersuko situ.
(Menuju sendang di sumbersuko,"Oi Mas Bolot lagi Nglihatin apaan tuh..?kikiki..)
Daah sekian dulu ya teman2 catatan kecilku kapan2 di sambung lagi,semoga catatan ini bisa sedikit memberi informasi serta inspirasi buat temen2 penggeliat alam bebas di manapun berada.Ar yo

2 komentar: